|

Wali Kota Pontianak ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Patriotisme

Pengukuhan Paskibra Kota Pontianak
Pontianak (Suara Kalbar) -Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengukuhkan Paskibra Kota Pontianak di aula kediaman dinasnya, Kamis (15/8) malam. Anggota Paskibra yang dikukuhkan berjumlah 32 orang, terdiri dari 16 putra dan 16 putri.

Paskibra ini nantinya akan menjalankan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih di Lapangan Keboen Sajoek, Sabtu (17/8/2019).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, sebagai generasi penerus yang terpilih dalam Paskibra Kota Pontianak ini hendaknya mencerminkan jiwa ksatria.

Edi berharap, seluruh warga dan generasi muda bisa menjadi tauladan untuk terus menggelorakan semangat patriotisme dan perjuangan.

"Adik-adik sebagai pemuda-pemudi yang tangguh, setelah dikukuhkan, tetap menjaga kedisiplinan, hidup teratur dan menghormati jasa-jasa para pahlawan," katanya.

Pada malam pengukuhan ini, Edi juga menyampaikan beberapa pesan dan motivasi kepada para anggota paskibra, yang mana pada tanggal 17 Agustus mendatang, mereka akan menjalankan tugasnya.

"Saya berharap peringatan  detik-detik Proklamasi bisa berjalan sukses dan lancar. Apapun yang kita lakukan harus ada persiapan yang matang," sebutnya.

Dselaib itu Wali Kota Pontianak juga menekankan, agar anggota Paskibra terpilih bisa menjadi panutan bagi generasi penerus lainnya.

"Sebagai generasi penerus yang tangguh, cerdas, memiliki akhlak mulia serta bertanggung jawab," terang Edi.

Edi berpendapat, momentum peringatan HUT ke-74 RI ini pula tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial rutin, melainkan bagaimana sebagai bangsa Indonesia bisa ikut andil menjadikan Indonesia yang unggul sesuai dengan tema HUT RI ke-74 'SDM Unggul Indonesia Maju'.

Untuk mencapai Indonesia yang  unggul, sejalan dengan keinginan Presiden RI bahwa 2045 Indonesia diharapkan masuk dalam lima besar kekuatan dunia.

"Ini merupakan tantangan generasi penerus untuk bersama-sama kita berkomitmen menjaga keutuhan bangsa dan NKRI," pesan dia.

Diakuinya, saat ini sebagai tantangan terbesar adalah  melawan diri sendiri.

"Hal lainnya adalah bagaimana para generasi penerus mampu menangkal radikalisme, terorisme dan perang terhadap narkoba," tutupnya.

Penulis: SKS/Jim/Humpro
Editor: Admin Suara Kalbar


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini