|

Tari Lesong Mualang asal Sekadau Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda

Tari Lesong Mualang saat tampil di Gawai Dayak X Sekadau (dok)
Sekadau (Suara Kalbar) -Tari Lesong Mualang yang dibawakan Sanggar Lesung Menuah pada Pekan Gawai Dayak X di Sekadau beberapa waktu lalu, kini telah resmi ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.

Penetapan tersebut melalui proses panjang oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia di Hotel Millenium Sirih Jakarta, tari Lesong Mualang pun ditantang oleh pihak juri untuk tampil di Pekan Kebudayaan Nasional november mendatang untuk unjuk kebolehan.

“Pada sidang penetapan yg d laksanakan d hotel millennium sirih Jakarta pusat (15/08). Sembilan WBTB yang diajukan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan propinsi Kalbar berhasil lolos sebgai WBTB Indonesia tahun 2019,” jelas Ketua Sanggar Lesung Menuah, Robby Sugara Romanus, Jumat (16/8).

Bapak satu anak itu berharap dengan ditetapkannya tari Lesong Mualang sebagai warisan budaya tak benda, tentu menjadi kredit tersendiri bagi kabupaten Sekadau. Sejauh ini, tari Lesong Mualang merupakan warisan budaya tak benda yang kedua ditetapkan oleh pemerintah setelah tari Pinggan Mualang. Sekadau masih punya tugas uuntuk menjaga dengan meregrenasikan karya-karya tersebut dan sekedar informasi yang saya dapat pada saat sidang, ada sebanyak 272 diajukan, dan ada 5 ditangguhkan, 267 ditetapkan

“Dukungan semua pihak, keluarga, teman, dan dari Dispora Kabupaten Sekadau, serta pemda Sekadau hingga pihak yang tak bisa disebutkan satu persatu, hanya ucapan terima kasih dan doa yang kami bisa haturkan. Tari Lesong Mualang kini menjadi karya budaya dan sudah sah dimiliki oleh Indonesia, sehingga tidak bisa diklaim oleh negara lain, dan kami berharap setelah ditetapkan, agar karya budaya ini tidak putus begitu saja,” pungkasnya.

Penulis: Arkadius
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini