|

Ribuan Masyarakat Air Upas Saksikan Dakwah Kebangsaan Gus Muwafiq

Gus Munawiq dikawal Banser saat di lokasi acara
Ketapang (Suara Kalbar) -  KH. Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Kyai Muwafiq atau lebih akrab di sapa Gus Muwafiq disambut penuh  meriah oleh seluruh  jemaah Air Upas dan pengunjung lainnya, Sabtu (3/8/2019)

Kedatangan Kyai kondang yang semula dijadwalkan meberikan dakwah mulai pukul 19.30 Wib di lapangan  bola Persis di depan kantor Kecamatan Air Upas, harus tertunda karena perubahan jadwal, yang semula dakwah di lansungkan di Air Upas  baru kemudian ke Ketapang berubah dari Ketapang terlebih dahulu, lanjut ke Air Upas.

Kurang lebih pukul 21.50 Wib KH. Ahmad Muwafiq beserta tamu undangan lainnya tiba, pengawalan ketat dilakukan oleh aparat keamanan Polri, TNI, pasukan Banser dan Pagar Nusa, serta tokoh Adat dan pemuda sekecamatan Air Upas.

Camat Air Upas, H. Matjuni selaku ketua panitia penyelanggara Tabligh Akbar melalui sabutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat, perusahaan dan semua pihak  yang telah memberi suport, mengulurkan bantuan hingga  acara ini dapat terlaksana dengan baik.

Salah satu ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari Sleman, Yogyakarta ini melalui dakwah yang disuguhkannya membuat semua pendengar  terkagum atas pemaparan sejarah islam dan terbentuknya bangsa indonesia dengan keberagaman yang sesungguhnya berasal dari satu asal yakni Nabi Adam.

Gus Muwafiq juga memaparkan bahwa berbagai perbedaan yang membuat Negara Indonesia kaya, menjadi berbeda dengan negara lain, banyak negara besar dengan bangsa yang sama terpecah belah membentuk negara sendiri - sendiri,  sedangkan Indonesia terdiri dari berbagai suku dan bangsa namun kokoh bersatu menjadi sebuah negara besar.

Tak jarang para jamaah riuh tertawa dengan penyampaian dakwah diselingi humor, dakwah penyejuk, dakwah penuh akrap,  rasa kekeluargaan serta menanamkan rasa persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan keutuhan  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selaras dengan tema yang dikedepankan yakni Merawat Kebhinekaan dan Kemerdekaan RI ke 74  pada kesempatan Tabligh Akbar Kebangsaan ini pula Gus Muwafiq berpesan akan pentingnya pemahaman islami dalam merawat kebhinekaan yang ada di NKRI tercinta ini.

"Indonesia merupakan negara degan struktur islami paling kuat, untuk itu mari kita rawat bangsa ini dengan menatap masa depan, bukan dengan ribut melulu,"katanya.

Dakwah dihadiri oleh Ketua MUI kab. Ketapang K.H Faisal Maksum; PCNU Kab. Ketapang Drs. H. Satuki Huddin, M.Si;  Kapolres Ketapang yg diwakili Iptu H. Suwandi dan Aiptu H. Purwanto; Camat Air Upas sdr. H. Matjuni; Kapolsek Marau yg diwakili Kanit Provost Sek Marau Aiptu Saidor Padang; Danramil Marau yg diwakili Sertu Baedowi; Kades sekecamatan  Air Upas m dan jemaah kurang lebih berjumlah  2.500 orang berjalan kondusif.

Kurang lebih pukul 00.15 wib kegiatan tabligh akbar ditutup dengan pembacaan doa dan rombongan kemudian melaksanakan makan malam di rumah dinas Camat Air Upas.

Pukul 00.35 wib rombongan melaksanakan ibadah Shalat di Masjid Baitussalam Desa Air Upas, dilanjutkan pengucapan ikrar atau sumpah anggota Banser Kecamatan Air Upas yang baru dilantik untuk taat kepada Kiyai dan komando di halaman Masjid Baitussalam.

Usai pembacaan ikrar,  pukul 01.40 wib rombongan K.H Ahmad Muwafiq berangkat menuju ke Pangkalanbun Kalteng dan pulang ke yogyakarta esok harinya.

Penulis: Jansen
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini