SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Pemkab Bengkayang Meeting Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Pemkab Bengkayang Meeting Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Suasana meeting 

Bengkayang (Suara Kalbar) -Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkayang melalui Suratnya Nomor 041/1944/DPK-02 tanggal 31 Juli 2019 bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkayang menyelenggarakan Stakeholder Meeting Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk kesejahteraan.

Acara digelar diruang rapat Bupati Bengkayang Lantai II Rabu (21/8/2019) pukul 09.00 Wib.

Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Bengkayang Ir.Magdalena.MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa berdasarkan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 43 tahun 2017 Tentang Perpustakaan,bahwa Perpustakaan diselenggarakan berdasarkan asas pembelajaran sepanjang hayat, demokratis,keadilan,keprofesionalan, keterbukaan,keterbukaan,keterukuran, dan kemitraan.

“Untuk itu perpustakaan Nasional telah menyelenggarakan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Kesejahteraan,”katanya.

Dana kegiatan ini bersumber dari Perpustakaan Nasional, se Kalbar ada tiga Kabupaten yang menyelenggarakan Program Stakehokder Meeting yakni Kabupaten Bengkayang,Kabupaten Landak dan Kabupaten Sintang.Perpustakaan Inklusi Sosial Muncul di Prancis untuk pertama kali.

“Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dengan 5 sasaran yaitu Desa Tiga Berkat Kecamatan Lumar, Desa Lembang Kecamatan Sanggau Ledo, Desa Suka Maju Kecamatan Sungai Betung Desa Bukit Serayan Kecamatan Samalantan dan Desa Sungai Keran Kecamatan Sungai Raya Kepulauan,”paparnya.

Untuk akses informasi Perpustakaan Nasional masyarakat bisa mengetahuinya melalui Youtube: Perpustakaan Nasional RI, Facebook : Ayokerpusnas, Instagram : @Perpusnas.go.id, Twitter: @perpusnas1 dan Website : www.perpusnas.go.id.

Suprianto Warga Desa Bukit Serayan menyampaikan sangat banyak manfaat berkat adanya Perpustakaan Desa karna banyak informasi yang didapatkan dengan membaca panduan buku.

Dia menceritakan bahwa sebelum mengenal buku di Perpustakaan kendala yang dihadapi  yakni adanya masalah pemyakit Gulai dan Hama pada tanaman Jagung.

“Saya sering gsgal saat  tanam jagung karena serangan gulmai dan hama.Untuk mengatasi permasalahan itu saya kendapat informasi dari saudara bahwa ada buku yang bisa di baca untuk mengetahui cara bercocok tanam jagung dan mengatasi permasalahannya,”ungkapnya.

Kemudian mencari buku panduan di Perpustakaan Desa, dan mendapatkan informasi dari buku akhirnya itu bermanfaat dalam mengatasi gulma dan hama berkat membaca buku.

“Saat ini panen jagung juga sudah maksimal berkat ada pengetahuan melalui Perpustakaan Desa Bukit Serayan. Berkat menanam jagung juga sedikit demi sedikit semakin meningkat, jadi sangat nanyak manfaat adamya perpustakaan desa dan membaca buku di perpustakaan desa,” ucap Suprianto.

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini yakni; Bupati Bengkayang , Sekretaris Daerah, Bappeda, DPMPD, Diskominfo, Telkom, PKK, Camat Sungai Raya Kepulauan, Camat Samalantan, Camat Sungai Betung, Camat Lumar, Camat Sanggau Ledo, Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan, Kepala Desa Sungai Keran, Kepala Desa Bukit Seragam, Kepala Desa Suka Maju, Kepala Desa Tiga Berkat, Kepala Desa Lembang, IMPACT, Wahaha Visi Indonesia (WVI), Motivasi Pendamping Desa, PWI, Ketua Yayasan Pondok Cerdas Perousia Berkarakter, Cerdas dan Peduli.

Penulis: Nadi

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan