|

Midji: Pemimpin yang berhasil harus Disiplin

Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat bersama Mahasiswa Kedokterkan Untan
Pontianak (Suara Kalbar) - Harus dapat melihat peluang dan menangkap peluang dari segala aspek ekonomi, sosial dan aspek aspek lainnya dan merebutnya menjadi nilai tambah bagi generasi penerus, khususnya kepada mahasiswa yang saat ini sedang berjuang menyelesaikan studinya, menjadi pesan khusus dari Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

"Inovatif dalam artian bisa mencari solusi untuk satu hal dengan efektif dan efesien dengan output yang besar dan luas kemudian harus mengikuti perkembangan teknologi informasi," ungkap H Sutarmidji, Selasa (13/8/2019) saat menjadi
Pemateri dengan tema "Leadership" pada Kegiatan Eureka BEM Fakultas Kedokteran Untan di Aula di Fakultas Kedokteran Untan.

Menurutnya menjadi pemimpin yang berhasil itu harus memiliki kedisiplinan di segala aspek, baik itu kejujuran, percaya diri, jaga integritas, kemudian harus punya wawasan yang luas, dan harus banyak tahu.

"Tidak harus banyak paham semuanya minimal harus tahu, ketika orang segala sesuatu kita bisa karena untuk menjaga tampilan kita dan untuk menjaga kepercayaan diri kita. Itu yang harus diperhatikan anak muda," katanya.

Diingatkan oleh Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu, ketika menjadi pemimpin, harus transparasi dalam segala hal, sangat penting kecuali hal-hal yang sifatnya privasi dan rahasia negara. "Itu yang harus kita perhatikan kalau mau sukses jadi pemimpin," ingatnya.

Dikatakannya, saat ini Pemprov Kalbar sedang memprogramkan indeks desa membangun, dan salah satunya harus ada dokter di desa. Kedepannya, di Desa Mandiri harus disiapkan dokter kunjungan ke desa.

"Dokter kunjungan itu mungkin dari anak-anak Fakultas Kedokteran ini sebelum mereka mengambil spesialis dan sebagainya," pintanya.

Untuk menyelaraskan program pusat dan daerah dibidang kesehatan,
karena bidang kesehatan ini perlu dapat perhatian yang serius oleh semua Kepala Daerah dan oleh semua yang berkepentingan.

Kesehatan ini salah satu unsur membangun SDM selain bidang pendidikan program pemerintah bagaimana meningkatkan SDM dan salah satunya harus bidang kesehatan dan pendidikan karena dua hal yang harus menyatu dan perhatian program kita harus selaras.

Penulis  : Dina Wardoyo
Editor    : Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini