|

Ikmas Jaga Eksistensi Budaya Melalui Program Gelar Budaya Sambas

Jajaran Ikmas
Sambas (Suara Kalbar) – Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kemajemukan suku dan budaya tradisi sebagai ciri khas masing-masing daerah. Keanekaragaman budaya menjadi kebanggaan masyarakat lokal dan menjadi nilai jual bagi wisatawan yang berkunjung.

Seiring kemajuan peradaban dan ancaman globalisasi terhadap eksisitensi jati diri bangsa dibidang kebudayan tersebut tercermin dari semakin terkikisnya budaya lokal. Budaya lokal atau budaya tradisi seolah-olah tergantikan oleh budaya global, khususnya budaya luar disegala aspek kehidupan masyarakat.

Generasi muda saat ini lebih gandrung pada budaya asing dibandingkan dengan minikmati pertunjukkan tarian atau pementasan kebudayaan.
Dengan adanya perubahan sosial di masyarakat, mengakibatkan kearifan lokal, hampir terlupakan oleh pemuda saat ini dan hampir juga terlupakan oleh sejarah dalam kehadirannya. Zaman nenek moyang, kearifan lokal terbentuk oleh adat dan tradisi masyarakat, sehingga dapat dikatakan sebagai produk budaya.

"Kami melalui Ikatan Keluarga Mahasiswa Sambas (Ikmas) sebagai wadah Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) sudah berdiri di 4 Daerah yaitu Yogyakarta, Bandung, Pontianak dan Sambas berkomitmen menjaga dan meletarikan kembali eksistensi Kebudayaan dan Adat Istiadat Kabupaten Sambas di Era Gelobalisasi saat ini,"ungkap Ardy Sanjaya selaku Dewan Kehormatan Ikmas,Minggu (4/8/2019) malam.
Penampilan budaya Sambas
Dia memaparkan, meski bukan lahir dari budayawan maupun sejarahwan
usaha untuk menjaga kelestarian budaya tradisi Sambas perlahan di lakukan diantaranya seperti pementasan-pementasan seni budaya tradisional di berbagai pusat kebudayaan atau tempat umum yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkala.

"Ikmas sudah terseleggaranya Gelar Budaya Sambas (GBS) yang ke III kalinya Tahun 2015, 2017, dan 2019 di Yogyakarta oleh Ikmas Yogyakarta, Tahun ini Ikmas Pontianak akan melaksanakn GBS Pertama di Bulan Desember 2019 menyusul Ikmas Bandung dan Ikmas Sambas dengan Program yang sama,"terang Ardy.

Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Ikmas juga akan melaksanakan Sambas Art Festival (SAF) Berkolaborasi dengan Lintas Komunitas yang akan dilaksanakan dibulan September Tahun ini.

Tak hanya Pementasan Kebudayaan saja Ikmas juga berkomitmen untuk promosi Daerah Wisata yang ada di Kabupaten Sambas Seperti Pantai Temajuk, Pulau Haji Sani, Danau Sebedang dan lain-lain, di tambah Ilmu Pengetahuan Tentang Cerita Rakyat Seperti Cerita Ratu Sepudak, Tok Kullup, Haji Sani, Bujang Nadi Dare Nandung dan lain-lain yang di Peragakan Melalui Parodi maupun Tarian Klosal dalam Satu Event GBS.

"Ikmas siap berkontribusi untuk daerah melalui pelestarian kebudyaan dan Pelestarian Wisata, Ikmas menjadi media sarana Public Relations yang menjembatani informasi kepada daerah lain tentang budaya, adat istiadat  dan Wisata Kabupaten Sambas,"pungkasnya.

Penulis:Rilis
Editor: Kundori

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini