|

Desa Monterado Pasang Maklumat Kapolda Kalbar

Pemasangan Banner
Bengkayang (Suara Kalbar) - Maklumat Kapolda Kalimantan Barat dalam bentuk banner berukuran besar tampak terpasang kokoh di depan Kantor Desa Beringin Baru Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang, Rabu (14/8/2019).

Banner besar tersebut adalah Maklumat Kapolda Kalbar yang berisikan tentang larangan membakar hutan atau lahan serta sanksi bagi pelaku pembakaran lahan.

Banner yang terpasang dihalaman kantor desa tersebut untuk diketahui masyarakat," kata Adi Kepala Desa Beringin Baru Kecamatan Monterado Kamis (14/8) siang.

Pemasangan Maklumat Kapolda Kalbar tersebut dilakukan oleh  Kepala Desa Beringin Baru bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas Polsek Monterado Bripka Armiantho yang di bantu oleh staf desa.

"Agar diketahui oleh masyarakat desa secara baik dak benar tentang larangan dan sanksi bagi siapapun yang membakar lahan sembarangan,"katanya.

Adi menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pihak Polsek Monterado dalam mensosialisasikan atau menghimbau warga desa untuk mematuhi ketentuan hukum terkait Karhutla.

Ia menambahkan, dengan terpasangnya banner Maklumat Kapolda Kalbar yang berukuran besar di depan Kantor Desa, diharapkan dapat diketahui oleh masyarakat sehingga tidak terjadi pembakaran hutan atau lahan di desa Beringin Baru.

"Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas akan terus dilakukan dalam memberikan informasi serta pemahaman kepada masyarakat terkait larangan membakar hutan atau lahan",katanya.

Sementara itu Bripka Armiantho saat ditemui di Lokasi menjelaskan bahwa tujuan pemasangan banner Maklumat Kapolda Kalbar tersebut yaitu untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait adanya larangan untuk tidak membakar hutan atau lahan dengan alasan apapun.

Hal ini dilakukan mengingat saat ini adalah musim panas dan sudah terjadi kabut asap di wilayah Kabupaten Bengkayang begitu juga di wilayah Kecamatan Monterado.

"Kami ingin masyarakat di desa Beringin Baru mengetahui adanya larangan untuk tidak membakar hutan dan lahan, cuaca panas dan angin kencang seperti saat ini tidak menutup kemungkinan apabila melakukan pembakaran dapat meluas dan tidak terkendali".tutup Armiantho.

Penulis:  Nadi
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini