|

Ajak komunikasi masyarakat melalui Kembali ke meja makan

Saat acara pencanangan bulan bhakti gotong royong di Sambas. 
Pontianak (Suara Kalbar) - Salah satu cara memberikan pemahaman kepada masyarakat luas terhadap beberapa program oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Kalimantan Barat dilakukan dengan berbagi cara.

Salah satunya adalah pendekatan melalui "Kembali ke Meja Makan".
"Gerakan kembali ke meja makan juga sebagai alat komunikasi antar anggota keluarga," ungkap Kepala Perwakilan BkkbN Kalbar, Kusmana kepada suarakalbar.co.id usai pencanangan Hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kabupaten Sambas, belum lama ini.

Menurutnya aktivitas makan bersama menjadi forum untuk berkomunikasi sehingga persoalan yang kecil hingga yang besar bisa diselesaikan di meja makan.
"Makan bersama merupakan wahana untuk saling berbagi cerita diantara keluarga karena keluarga merupakan tempat berkumpul berkomunikasi agar tercipta keluarga yang berdaya," jelas pria penyuka kopi dan durian ini.

Sementara sosialisasi terus dilakukan oleh pihaknya, ia mengakui kembali ke meja makan dilakukan dengan bertahap dalam sosialisasi yang disampaikan termasuk salah satunya dengan menobatkan Gubernur dan seluruh Kepala daerah di 14 Kabupaten/Kota sebagai ayah bunda generasi berencana (genRe).
"Bersama dengan Gubernur bupati,
 wali kota yang telah dinobatkan menjadi ayah dan bunda genRe maka program kembali di meja makan akan terus disosialisasikan sehingga masyarakat dapat menerapkan kekehidupan sehari-hari terutama kepada generasi muda yang ada di keluarga masing-masing," pungkasnya.

Penulis  : Dina Wardoyo
Editor    : Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini