|

Ribuan Umat Muslim di Kubu Raya Ikuti Zikir dan Salawat

Zikir dan Salawat di Kubu Raya - Foto: Humas KKR
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Ribuan umat Muslim dari berbagai daerah di Kalimantan Barat memenuhi Halaman Kantor Bupati Kubu Raya untuk mengikuti zikir dan salawat yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Kubu Raya, Jumat (12/7) malam.

Kegiatan zikir dan salawat dihadiri Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Wakil Bupati Sujiwo, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kubu Raya, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kubu Raya. Zikir dan selawat dipimpin langsung Alhabib Thoha Aljufri dan Alhabib Jamal Baagil serta para ulama, habaib, kiai, dan ustaz lainnya.

Bupati Muda Mahendrawan saat menyampaikan sambutan mengaku bahagia dan bangga karena kegiatan zikir dan selawat dalam rangkaian peringatan HUT ke-12 Kubu Raya dihadiri para ulama seperti Habib Thoha Aljufri dan Habib Jamal Baagil.
“Alhamdulillah kegiatan ini diselengggarakan setiap tahunnnya. Tahun ini pada rangkaian hari jadi Kubu Raya kita selenggarakan kembali,” ujar Muda.

Muda menjelaskan, kegiatan zikir dan selawat yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya merupakan kegiatan yang sempat tertunda. Karena saat akan diselenggarakan beberapa waktu lalu, terbentur dengan agenda pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Sehingga kegiatan zikir dan selawat baru saat ini dapat terlaksana.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dihadiri para ulama, para pengasuh pondok pesantren, dan seluruh kepala OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Kubu Raya. Kita patut bersyukur atas hari jadinya Kubu Raya yang ke-12. Kubu Raya terbentuk dari panggilan nurani dari rakyat dan umat untuk mendapatkan keadilan, dan demi generasi yang ada di sembilan kecamatan,” kata Muda.

Menurut Muda, kegiatan zikir dan selawat menjadi magnet bagi seluruh umat untuk menghadiri peringatan HUT Kubu Raya yang ke-12 seraya diiringi zikir dan selawat. Kegiatan tersebut, menurutnya, memberikan ketenangan dan kebahagiaan sekaligus untuk membentengi generasi muda.

“Gangguan dan ancaman saat ini jauh lebih berat dan lebih cepat. Untuk itu, kita dituntut lebih cepat pula mengantisipasi kecepatan ancaman dan gangguan untuk generasi muda saat ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Muda mengajak semua elemen untuk sama-sama mengawal generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif khususnya ancaman narkoba.

“Dengan hadirnya majelis selawat dan zikir di mana-mana, tentu kita dapat membentengi sama-sama gangguan ancaman yang sudah semakin berat dan cepat,” tutupnya.

Penulis: Jek/Hms
Editor: Admin Suara Kalbar
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini