|

Pasukan Merah Siap Amankan Gawai Dayak Sanggau

Pangalangok Jilah (Panglima Jilah) Ketua Umum Tariu Borneo Bangkule Rajakng (No. 3 dari kiri), dan Kancilkus, (No. 2 dari kiri), Ketua Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng Kab. Sanggau.
Foto: Nikodemus Niko / suarakalbar.co.id

Sanggau (Suara Kalbar) - Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng, Sanggau yang dipimpin oleh Kancilkus, berjumlah 575 orang anggota yang bergabung dengan 21.000 orang yang berada di wilayah Kalimantan, Indonesia dan Pasukan Merah yang berada di Serawak Malaysia dipimpin oleh Pangalangok Jilah (Panglima Jilah) Ketua Umum Tariu Borneo Bangkule Rajakng, siap amankan acara Gawai Dayak Nosu Minu Podi Kabupaten Sanggau XV Tahun 2019 yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2019.

Untuk pengamanan kegiatan Gawai Dayak dan Festival Budaya di Rumah Betang Dori' Mpulor, Sungai Mawang, Sanggau yang diikuti oleh 15 DAD Kecamatan, Pasukan Merah kali ini kami hanya menurunkan pasukan 210 orang dari Sanggau, Landak 89 orang dan Sekadau ada 35 orang.

Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng, Sanggau, bersama Yohanes Ontot, Ketua DAD Sanggau
suarakalbar.co.id

"Selain melakukan atraksi yang diikuti Pasukan Merah di acara penyambutan tamu kehormatan pada pembukaan Gawai Dayak Sanggau ini, kami juga diundang secara khusus dan masuk dalam kepanitian untuk mengamankan acara acara Gawai Dayak Nosu Minu Podi yang ke XV ini," kata Kancilkus menjelaskan, saat ditanya suarakalbar.co.id Minggu (7/7) malam.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Tariu Borneo Bangkule Rajakng atau disebut pasukan merah adalah pasukan khusus Dayak untuk melestarikan nilai-nilai luhur Dayak serta semangat persatuan masyarakat Dayak maka terbentuklah organisasi Tariu Borneo Bangkule Rajakng sebagai wujud dari semangat dan kesamaan tujuan para perwakilan masyarakat dayak yang berasal dari berbagai daerah di pulau kalimantan, paparnya.

"Kesepakatan Tumbang Anoi pada tahun 1894 menjadi sejarah bagi masyarakat Dayak pulau Kalimantan di mana kesepakatan tersebut untuk menghentikan mengayau/memotong kepala dan menjadi podoman kebersamaan untuk persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat dayak yang ada di seluruh pulau kalimantan," lanjutnya.

Melalui organisasi Tariu Borneo Bangkule Rajakng yang dipimpin oleh Pangalangok Jilah selaku ketua umumnya, Mangku Kancilkus Ketua Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng Kabupaten Sanggau diharapkan dapat menyatukan Dayak dari berbagai Sub suku yang ada di Kalimantan khususnya di Kabupaten Sanggau ini, harapnya

Penulis: Nikodemus Niko
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini