|

Ini Kepedulian Kapolsek Kadupandak bersama Muspika pada Omo Bersaudara

Kapolsek Kadupandak AKP Yusuf Ruhiman 
Cianjur (Suara Kalbar) - Sunyi senyap di ujung sawah itu. Hanya ada suara jangkrik dan bangkong alias kodok sawah. Sesekali pria di dekat pintu depan itu tersenyum. Semringah. Bahagia.

Omo Bin Hasbulloh, pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat, 6 Agustus 1975 ini adalah warga Kampung Sumedang RT001/RW001, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menanggung derita besar yang sudah sangat lama menghantam keluarganya. Satu keluarga Omo, mengidap penyakit Prakinson atau Kelumpuhan, serta Kaki Gajah. Namun selama bertahun-tahun, warga menganggap itu adalah penyakit aneh.

Pengertian Parkinson menurut medis adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan mempengaruhi bagian otak yang berfungi mengoordinasikan gerak tubuh, yang mengakibatkan penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis.

"Saya bersyukur atas bantuan bapak Kapolsek Kadupandak," tutur Omo mengawali percakapan.

Omo tidak menyangka jika ia bersama saudaranya dibantu semua pihak. Oleh karena itu, Omo mengucap rasa syukur kepada Allah Swt atas bantuan-bantuan yang diberikan demi kesembuhan keluarganya.

"Saya benar-benar terharu atas semua ini," ucapnya terbata-bata dan matanya menerawang.

Adalah Kapolsek Kadupandak AKP Yusuf Ruhiman SIP SH MH. Ia baru menjabat menjadi Kapolsek Kadupandak semenjak bulan Juni 2019 yang dalam tugasnya Polsek Kadupandak membawahi 2 wilayah Kecamatan yaitu Kecamatan Kadupandak dan Kecamatan Cijati yang terdiri dari 24 desa yaitu 14 desa di Kecamatan Kadupandak dan 10 desa di Kecamatan Cijati.

Sejak menjabat menjadi Kapolsek Kadupandak AKP Yusuf Ruhiman SIP SH MH, mendapatkan informasi dari anggota bahwa di Kampung Sumedang Rt/Rt. 001/001 Desa Bojong Kasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, ada warga yang menderita Parkinson.

" Tentunya berita tersebut sangat mencengangkan karena penderita Parkinson ini ternyata satu keluarga jumlah 6 orang yang tinggalnya satu atap," kata Kapolsek.

Berdasarkan informasi tersebut pada 15 Juni 2019, Kapolsek peserta anggota terketuk hati dan mengajak Muspika Kecamatan Kadupandak,  Camat Kadupandak Yuda Azwar, Danramil Kadupandak Kapten Inf Indrian Masar, Kepala Puskesmas Kadupandak Suryana, untuk memberikan bantuan kepada warga yang menderita Parkinson tersebut.

"Berjalan kaki  menelusuri jalan setapak berliku dan jalan terjal  bersama anggota memberikan bantuan makanan dan sembako untuk memperingan beban hidup keluarga Omo," ujar Kapolsek.

Selain melakukan bakti sosial dengan memberikan bantuan pangan dan sembako Kapolsek Kadupandak AKP Yusuf Ruhiman  juga peduli dengan kesehatan keluarga tersebut,  bekerjasama Muspika membuatkan kartu BPJS kesehatan sehingga keluarga penderita Parkinson dapat terjamin.

Menurut  Kepala Puskesmas Kadupandak Suryana, untuk memberi bantuan obat-obatan terhadap penderita Parkinson Puskesmas Kadupandak ternyata sangat kesulitan mendapatkan obat tersebut.

"Karena Puskesmas Kadupandak hanya memperoleh 2 box / 20 lembar per bulan (hanya untuk 7 Pasien) dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, sehingga kebutuhan obat tersebut tidak dapat terkafer sesuai kebutuhan, Karena selain satu keluarga 6 orang yang menderita Parkinson di Kec. Kadupandak terdapat juga 15 orang yang menderita penyakit yang sama," kata Suryana.

Akan tetapi berkat usaha dan upaya Kapolsek Kadupandak bersama dengan Puskesmas Kadupandak obat tersebut,bisa di dapat sehingga pada 30 Juni 2019 Kapolsek bersama dengan Muspika bisa berikan obat TRIHEXYL PENIDIL sebanyak 200 lembar (2.000 butir) kepada keluarga Sdra Omo tersebut dan dapat digunakan oleh  orang pasien selama kurang lebih 1 tahun lebih. tentunya resep mengkonsumsinya di atur oleh tim medis Puskesmas Kadupandak".

Penyakit Parkinson ini obatnya yaitu TRIHEXYL PENIDIL, obat ini jumlahnya terbatas di wilayah Kadupandak terdapat 54 orang yang sudah terdata dan rutin mendapatkan pengobatan.

Selain membantu memberikan bantuan obat-obatan Kapolsek Kadupandak juga sudah berencana akan membangun MCK untuk keluarga yang menderita Parkinson tersebut, dengan memberikan bantuan membuatkan MCK harapan  Omo sekeluarga dapat dengan mudah beraktivitas sehingga kesehatan penderita Parkinson tersebut dapat terjaga.

Sebagai Informasi, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah S.IK MH dan Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana S.IK menitip pesan bagi keluarga Omo Bin Hasbulloh untuk tetap sabar.

“Semoga lekas sembuh dan kepedulian Polri bersama warga terhadap keluarga Omo Bin Hasbulloh membawa berkah bagi kita semua,”tutupnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: Admin Suara Kalbar

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini