|

Bupati Sintang Buka Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat

Bupati Sintang Jarot Winarno Buka BBGM
Sintang (Suara Kalbar) - Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka acara pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI Tingkat Kabupaten Sintang di Desa Mait Hilir Kecamatan Sepauk, Kamis (11/07/2019).

"Hidup itu harus penuh semangat ya, untuk maju untuk mandiri. Kita itu sangatlah beragam dan kita tetap hidup rukun dan bersatu. Kita sungguh luar biasa. Kita punya Pancasila dan bhineka tunggal Ika yang intisarinya gotong royong," paparnya lebih lanjut.

Secara simbolis Bupati Sintang memukul gong sebanyak 7 kali sebagai tanda dibukanya bulan Bhakti gotong royong  masyarakat tahun 2019. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan banyuan kontak dari OPD dan Forkopimda kabupaten Sintang. Bupati Sintang juga menyempatkan diri untuk meninjau lokasi pasar desa dan polindes d sa Mait Hilir.

"Semangat ini menjadi tradisi yang harus kita jaga, kita lembagakan. BBGRM ini salah satu bentuk melembagakan tradisi gotong royong yang ada dari tingkat nasional sampai ke desa-desa," kata Jarot.

Ia mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan partisipasi masyarakat desa Mait Hilir dan desa sekitarnya. Pembangunan desa itu harus melibatkan lembaga kemasyarakatan desa juga.

"Saya harapkan selesai bulan Bhakti ini sebagian besar masalah desa seperti pelataran sekolah, tempat wudhu masjid akan selesai dengan kita bergotong royong. Sehingga desa ini akan menjadi desa mandiri. Tidak bisa sendiri, ada TNI POLRI yang menalau (baca:membantu) kita," kata bupati Sintang lagi.

 "Modal sosial kita membangun  masyarakat kita yang bersatu dan damai itu yang menjadikan kita kuat. Selain kegiatan fisik adakan juga kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat lewat seminar dan penyuluhan," lanjutnya.

Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Herkolanus Roni, menyampaikan bahwa pelaksanaan BBGRM merupakan upaya membangkitkan kembali semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.Tujuannya menjaga dan melestarikan budaya gotong royong.

"Nilai asah, asih dan asuh didalam keluarga menjadi dasar kita melakukan gotong royong di lingkungan yang beragam. Kita ingin meningkatkan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan," tambahnya.

BBGRM ke-XVI ini dilaksanakan sampai dengan 9 Agustus. Tema kegiatan tahun ini, 'dengan bulan bakhti gotong royong masyarakat (BBGRM) ke XVI kita dayagunakan peran lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra pemerintah'.

"Bentuk-bentuk kegiatan ini meliputi kegiatan dalam bidang Ekonomi, sosbud dan lingkungan," tutup Roni.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah pimpinan OPD dan instansi vertikal di lingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Sintang.

Penulis: Humas Setda Sintang
Editor: Admin Suara Kalbar
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini