|

Polda Kalbar ungkap kasus Narkoba jenis Sabu 25 kg

Polda Kalbar konfrensi pers pengungkapan Narkoba
Pontianak (Suara Kalbar) -  Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat  mengungkap kasus tindak pidana narkoba jaringan Malaysia - Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat – Pangkalan Bun, Provinsi Kalimantan Tengah.

Berdasarkan tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/172/VI/RES.4.2./2018/KALBAR/SPKT,tanggal 12 Juni 2019. Adapun lokasi penangkapan di salah satu hotel  di Kota Pontianak. Barang bukti narkotika sebanyak 25,003 kilogram dan barang bukti lainnya dengan rincian sebagai berikut.

Barang bukti dari tersangka JH  2 buah plastik klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu  berat bruto 1,11 Gram, 1 unit HP Oppo Find X warna biru, 1  unit HP Mi 9 warna hitam, 1 unit HP Xiomi warna putih, 1 unit HP Samsung S10 + warna hitam, 9  KTP palsu, 1  buah tas (hand Bag) merek Hush puppies warna hitam, 1  buku rekening Tahapan BCA,  1 buku rekening Bank Mega, 1  buah dompet merek Giorgio Agnelli warna hitam, 1 buah kartu ATM Paspor BCA, 1 buah kartu ATM Bank Mega, 2 buah kunci merk Soligen, uang runai sebesar Rp 1.900.000,- , 1 unit kendaraan roda empat  Honda HR-V warna putih No. Pol: KB 952 XY.

Sedangkan barang bukti dari tersangka SE  25  bungkus yang masing- masing terdiri dari 5  bungkus the merk Guan Yin Wang dan 20  bungkus teh merek Kaisar Bintang Lima yang di dalamnya berisi Kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 2  buah plastik klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu berat bruto 1,98 Gram, 2 buah tas koper merk Hush Puppies warna merah, 2 buah tas (hand Bag) merk Sport warna hitam, 1  buah tas selempang merk Proshop warna abu-abu hitam, 1  buah alat hisap sabu (bong) terbuat dari botol kaca, 1  buah alat token BCA warna biru, 1  unit HP Oppo F3 warna putih,  1  unit HP Pocophone warna hitam, 6 buah KTP palsu, 1  buah kartu ATM BCA, 1  buah dompet.

Pada press conference, Jumat, 14 Juni 2019, Kapolda menyebut   jumlah tersangka kasus yang merusak generasi bangsa itu berjumlah dua orang.

“Laki-laki  2. Barang bukti  sabu berjumlah 25,003 Kilogram/25.003,09 gram,” katanya.

Ia mengansumsikan, jumlah jiwa yang terselamatkan dari jumlah sabu seberat 25.003,09 gram adalah ± 200.025 jiwa.

“Sehingga total jumlah jiwa yang terselamatkan ± 200.025 jiwa. Estimasi pemakaian narkotika : 1 gram sabu : 8 jiwa,” ujarnya.

Ia menegaskan, tidak main-main dengan kasus narkoba. Karena, narkoba biang dari kerusakan generasi bangsa.

“Kita tindak tegas. Jangan coba-coba. Ini berbahaya bagi generasi anak bangsa,” katany.

Penulis: Humas Pemda
Editor: Kundori




Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini