|

Pawang ular tangkap cobra masuk rumah warga di Mempawah

pawang ular saat tangkap cobra yang masuk rumah warga di Mempawah. 
Mempawah (Suara Kalbar)-Warga Kelurahan Terusan Rt 25 Rw 3 Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah gempar dengan adanya seekor ular cobra sepanjang tiga meter yang masuk kerumah warga, Senin siang sekitar pukul 13.00 Wib (10/6/2019).

Eka menceritakan, kemunculan seekor ular yang berukuran besar tersebut pertama kalinya diketahui oleh Anam, cucu pemilik rumah yang masih berusia tujuh tahun ketika sedang asik bermain bersama adiknya yang masih kecil diruangan teras rumah.

"Selain Anam dan adiknya diteras rumah juga ada orang tua Eka,kakek dari anak anak nya yang juga sedang duduk menemani cucunya untuk bermain,"tutur Eka.

Lanjutnya,saat pertama kali Anam melihat kemunculan ular berbisa dan paling beracun tersebut, Anam memberitahukan kepada kakeknya.

"Tok ade ulat besak panjang, dengan dialek bahasa melayu Mempawah, namun sang kakek tak menghiraukan ucapan sang cucu karena menganggap hal yang biasa dan tak berbahaya,"terangnya

Namun setelah Anam memaksa secara terus menerus dan meminta kakeknya untuk melihat apa yang dilihatnya, Kakeknya kaget bukan kepalang,ternyata ulat yang dimaksud cucunya bukan lah ulat yang sesungguhnya, Melainkan seekor ular king cobra yang berukuran besar dan panjang mencapai tiga meter.

Sontak saja Nayan (59) sang Kakek  langsung menggendong kedua cucunya untuk menjauh dari ular tersebut. Kemudian sang kakek meminta bantuan warga sekitar rumahnya untuk menagkap ular tersebut,wargapun berdatangan untuk membantu.

Lebih jauh Eka menceritakan, keberadaan ular king cobra yang sudah terlanjur masuk kedalam kamar milik orang tuanya, membuat warga yang berniat untuk membantu tak ada satupun yang berani.

"Ada puluhan warga yang berdatangan namun tak ada yang berani untuk menangkap ular tersebut,mungkin karena takut melihat ular yang sangat berbahaya dan ukuranya pun sangat besar,"katanya.

Namun salah satu wargapun ada yang berinisiatif untuk memanggil dan meminta bantuan Pawang ular yang berada dimempawah.

Alhasil setelah menunggu beberapa jam kemudian untuk kedatangan pawang ular tersebut, akhirnya ular yang sangat berbahaya dan mengancam jiwa manusia bisa ditangkap dan ditundukan sang pawang.

Dengan kejadian ini, Eka beserta orang tuanya masih bisa mengucap syukur karena tidak ada korban jiwa dalam kemunculan ular berbisa tersebut."pungkasnya.

Penulis: Hamzah
Editor: Kundori

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini