|

Wakil Ketua DPRD Kalbar sesali kinerja PLN

Pontianak (Suara Kalbar) - Beberapa keluhan terkait sering padamnya listrik saat Ramadan oleh masyarakat khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Pemadaman listrik saat ini bukan hanya terjadi di Kota madya Pontianak, bahkan terjadi juga di Kabupaten Mempawah.

Masyarakat lantas mengeluhkan sering padamnya listrik dikarenakan kebutuhan listrik dibulan ramadhan terbilang cukup meningkat untuk memenuhi kebutuhan dalam menjalankan ibadah puasa.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ermin Elviani sangat menyesali kinerja dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai penyedia layanan listrik satu-satunya di Indonesia.
"Keluhan listrik khususnya dikabupaten Mempawah ini sudah terjadi hingga beberapa hari dibulan ramadhan," ungkapnya kepada wartawan.

Ia mengakui sangat menyesali seringnya terjadi pemadaman khususnya Mempawah, dikarenakan hingga saat ini belum ada solusi yang diberikan oleh PL.

Menurut wakil rakyat dapil Kabupaten Mempawah dan Kuburaya ini, seharusnya di bulan puasa pihak PLN sudah harus bisa mengantisipasi.
"Kasihan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah di bulan ramadhan terganggu oleh pemadaman listrik," jelasnya.

Akan tetapi karena listrik di Mempawah ini dianggap sering padam, dijelaskannya maka masyarakat tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Walaupun dikeluhkan seperti apapun, masih juga belum menemukan solusi.
"Seandainya ada pihak layanan listrik selain PLN maka sudah pasti kita akan pindah ke operator tersebut. Bulan ini saja nyata-nyata bulan Ramadhan dimana kita sangat butuh dengan listrik, sepertinya pihak PLN tidak melakukan upaya untuk memperbaiki listrik,” katanya.

Tak hanya itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi juga harus bertindak tegas terkait pemadaman ini.

"Kami dari DPRD Kalbar juga akan melakukan tindakan dan memanggil pihak PLN untuk meminta kejelasannya apa yang sudah terjadi," pungkasnya.

Penulis  : Dina Prihatini Wardoyo
Editor    : Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini