|

Sidang Putusan Pelecehan Hukum Adat Dayak Sedang Berlangsung

Sidang putusan adat pelecehan hukum adat Dayak di Sekretariat DAD Entikong

Entikong (Suara Kalbar) - Perkara pelecehan terhadap hukum Adat Dayak yang dilakukan oleh Riswandono, oknum pegawai Bea Cukai Entikong kini memasuki tahapan Sidang Putusan Adat, yang berlangsung di Sekretariat DAD Entikong, Jumat (17/5/2019)

Sabinus dan tiga orang Temenggung Bi Dayuh dan Golik wilayah perbatasan, yakni; Donatus Mustaat, Abas dan Alin memimpin gelar sidang kedua atau sidang putusan adat, sebagai tindaklanjut dari Sidang Adat DAD Entikong (sidang pertama) pada hari Kamis, 28 Maret 2019 lalu, di mana dalam sidang pertama tersebut sesuai Berita Acara Sidang Adat, Riswandono mengakui ucapannya telah dinyatakan sebagai bentuk pelecehan terhadap Hukum Adat Dayak.

Dalam sidang putusan adat ini, Ketua DAD Entikong Antonius Angeu, S.IP. tidak dapat hadir. Demikian juga dengan pihak Agustinus Clarus sebagai pelapor.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua DAD Entikong, sidang putusan adat ini, walaupun tidak dihadiri satu pihak, tetap dilaksanakan karena tinggal putusan saja.

Sampai berita ini dinaikkan, proses sidang putusan adat yang dihadiri pihak Riswandono dan pimpinan Bea Cukai, sedang berlangsung.

Penulis: Nikodemus Niko
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini