|

Sajian Warisan, ingatkan kita pada masakan nusantara tempoe doeloe

Ramadan Iftar atau berbuka puasa saat Bulan Ramadan menjadi hal penting terutama bagi seluruh umat Muslim seluruh dunia.
Menyajikan makanan nusantara tidak hanya sekedar menghidangkan, kali ini Mercure City Center memperkenalkan program makan dengan tema yang disajikan khusus untuk seluruh masyarakat Kalimantan Barat bernama "Sajian Warisan".

Mengakui jika masyarakat sering mencari makanan terenak sehingga saat berbuka tidak saja mengenyangkan namun juga berkesan, diakui Chef Sumangun salah satu Sajian Warisan menjadi alasan untuj memperkenalkan kembali makanan nusantara yang mungkin dilupakan masyarakat dan menjadi kenangan tersendiri saat mereka kecil.
"Saat ini kulinery memperkenalkan masakan nusantara ke International sering dilakukan sehingga saya ingin memperkenalkan kepada seluruh masyarakat menyajikan masakan nusantara dari seluruh Provinsi seperti Sumatra Barat, Banjar, Pasundan, Sulawesi, Bugs, Jawa Tengah Timur sampai ke Minahasa dan Kalbar sendiri untuk mengingat kembali," ungkapnya kepada suarakalbar.co.id.

Masakan nenek moyang yang disajikan mengikuti jaman, dijelaskan Chef dengan pengalaman diberbagai negara ini menjadi hal penting dalam penyajian menu berbuka puasa ramadan 1440 Hijriah kali ini.
"Untuk harga dijual 130ribu perorang dengan dapat menikmati menu pilihan sekitar 200 jenis masakan yang bisa dinikmati dengan bebas," jelasnya.

Di minggu pertama ramadan, dikatakannya bahwa Mercure City Center memberikan beberapa diskon dengan 5 gratis satu dan datang dengan ber3 mendapatkan diskon 10 persen dan diskon juga bisa dinikmati juga pada minggu keempat ramadhan nanti.
"Kalau soal rasa dan kualitas makanan jangan diragukan yang pasti tamu dan pelanggan dijamin puas dan akan kembali bernostalgia dari makanan nenek moyangnya saat mereka kecil dulu," tuturnya.

Sajian Indonesia dari jaman dahulu kala yang sudah tenggelam bahkan dilupakan oleh generasi dulu dan saat ini dijelaskan kembali oleh Chef Sumangun seperti
Sup Manggala akan kembali dirasakan pelanggan Mercure City Center.
"Sup Manggala di Kalbar sudah tenggelam yang terbuat dari sup ubi kayu karena sudah lama tidak ada.  Dengan menu berbeda setiap harinya dan unggulan kami ada disetiap harinya namun selalu dirotasi seperti mie sup Singkawang kemudian masakan padang ada nasi campur, kalau Pasundan ada karedoknya maka seluruh pelanggan akan menikmati makanan saat mereka kecil dulu dan yang muda akan tau makanan jaman dulu itu seperti apa. Maka kami hidangkan disesuaikan dengan jaman saat ini," paparnya.

Penulis  : Dina Prihatini Wardoyo
Editor    : Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini