|

Pelecehan Adat Dayak, DAD Entikong Jadwalkan Sidang Putusan Adat

Antonius Angeu, S.IP., Ketua DAD Kecamatan Entikong.
Foto: Nikodemus Niko/suarakalbar.co.id

Entikong (Suara Kalbar) - Menindaklanjuti hasil Sidang Adat Dayak Kecamatan Entikong pada hari Kamis, 28 Maret 2019 lalu, atas pelecehan terhadap hukum Adat Dayak yang diucapkan oleh R, oknum pegawai Bea Cukai Entikong di hadapan AC dan disaksikan Banison Mawan di Mapolsek Entikong, terkait kejadian perselisihan, perkara dugaan pemukulan yang dilakukan AC terhadap PR petugas Bea Cukai (BC) Entikong yang terjadi pada hari Jumat, 15 Maret 2019 lalu, hingga menimbulkan ketegangan sampai berlanjut ke pihak berwajib.

Ketua DAD Kecamatan Entikong Antonius Angeu, S.IP., kepada suarakalbar.co.id menjelaskan, atas perkara pelecehan Adat Dayak ini kita sudah membuat undangan Sidang Putusan Adat yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Mei 2019 Jam 09.00 Wib - Selesai di Sekretariat DAD Kecamatan Entikong.

"Dalam sidang putusan adat ini, kedua pihak terkait, kita undang untuk hadir, namun apabila salah satu berhalanganpun acar ini tetap kita laksanakan," ujarnya, Kamis (16/5/2019).

Lebih lanjut disampaikannya, "Kalo sidang penentuan atau menggali kesalahan kedua belah pihak harus hadir, ini sudah final dn sudah tau kesalahan dari pengakuan Riswandono bahwa dia mengaku kesalahannya," jelasnya.

Penulis: Nikodemus Niko
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini