|

NU Sintang ajak masyarakat tolak aksi People Power

Ust.Achmad Kahfi
Sintang (Suara Kalbar) - Salah Satu Tokoh Agama Kecamatan Sintang sekaligus mewakili Pengurus NU yaitu ustadz Achmad Kahfi secara tegas menolak aksi people power, Kerena menilai ajakan aksi ” people power” sangat meresahkan masyarakat dan tidak sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an maupun berdasarkan undang-undang yang ada.

Dalam rilis humas Polres Sintang menegaskan,  para tokoh agama yang berada di Kota Sintang juga sepakat untuk menjaga perdamaian dan persatuan umat khususnya di Sintang dengan tidak terprovokasi dengan wacana People Power yang keras di serukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia

Sejumlah tokoh ini dengan kesepakatannya menolak serta mengecam adanya gerakan people power maupun aksi-aksi makar dan lainnya yang dapat menyebabkan perpecahan antar bangsa.

Ustadz Achmad berharap, semua pendukung calon presiden bersedia menunggu dan menerima hasil yang diputuskan KPU. Tanpa melakukan mobilisasi massa dan menyebabkan situasi tidak kondusif di Sintang ataupun Indonesia sekalipun.

"Demi terjaganya kondusifitas wilayah tetap aman dan kondusif, Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk tidak ikut dalam gerakan people power," ustadz Achmad ketika ditemui, Selasa (14/5/2019).

Ia menambahkan, Perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi. Jika salah satu pihak merasa keberatan terhadap hasil penghitungan, ada mekanisme yang dapat ditempuh. Yakni gugatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

"Masyarakat harus bersatu menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Wathoniyah usai Pemilu ini. Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung, semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju " pungkas Achmad Kahfi yang mewakil Pengurus NU maupun Tokoh Agama di Kabupaten Sintang.

Penulis: Humas Polres Sintang
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini