SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Muda: Perkuat program keperpihakan masyarakat Kubu Raya

Muda: Perkuat program keperpihakan masyarakat Kubu Raya

Bupati KKR Muda Mahendrawan saat Safari Ramadhan

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berbuka puasa bersama 400 anak yatim di kediaman pribadinya di Jalan Tanjungsari Nomor 169 Pontianak Tenggara, Sabtu (25/5).

Menurut Muda, buka puasa bersama anak yatim menjadi agendanya setelah merampungkan safari Ramadan di sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya.

“Ini Alhamdulillah memang kita agendakan setelah safari Ramadan ke sembilan kecamatan, khususnya di daerah-daerah desa terluar,” kata Muda seusai kegiatan seperti yang dirilis humas Pemkab KKR, Minggu.

Muda menerangkan dirinya mengajak seluruh perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah, untuk berbuka puasa bersama anak yatim. Menurutnya, perangkat dan aparatur daerah harus menyatu dengan semua elemen masyarakat seperti kelompok pengajian, perangkat desa, dan lain sebagainya.

“Yang pasti kita berbagi bersama anak-anak yatim. Tentu buat kita ini upaya untuk menyatukan hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat,” sebutnya.

Muda menyatakan kegiatan buka puasa bersama kaum yatim dan duafa adalah bentuk gerakan kepedulian kepada masyarakat, terutama kaum papa. Ia menegaskan kegiatan serupa akan terus digalakkan. Karena, menurutnya, safari Ramadan dan buka puasa bersama masyarakat mendatangkan banyak inspirasi untuk memperkuat program-program keberpihakan khususnya kepada masyarakat bawah.

“Saya yakin bahagia itu tidak hanya ketika bahagia untuk diri sendiri. Jabatan, kekayaan, kekuasaan, dan seterusnya adalah kebahagiaan semu. Bahagia yang benar itu kalau kita dengan apa yang kita miliki bisa berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Itulah baru kita bisa bahagia,” tuturnya.

Muda mengungkapkan kunjungannya ke sembilan kecamatan di desa-desa terluar dan terjauh bertujuan memberikan semangat sekaligus memastikan dan memetakan kondisi yang ada di lapangan. Misalnya terkait kondisi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, dan lain-lain.

“Apakah di desa tersebut ada PAUD atau tidak. Kita bawa SKPD, kalau tidak ada (PAUD) segera kita minta bentuk. Kemudian layanan posyandunya seperti apa. Ada tenaga kesehatan atau tidak, lengkap atau tidak. Misalnya di setiap dusun ada bidannya atau tidak. Kemudian hal-hal yang menyangkut infrastruktur terutama. Supaya dinas juga tahu dan akhirnya bisa dirancang penganggarannya,” paparnya.

Bahkan, lanjut Muda, dirinya juga mengecek apakah di desa terkait masyarakatnya sudah memiliki sarana mandi-cuci-kakus (MCK) yang layak atau tidak.

“Sampai ke hal-hal seperti itu didata, mana masyarakat  yang tidak punya WC karena kita ada program sanitasi,” tambahnya.

Pada kesempatan itu Muda secara khusus berpesan agar masyarakat Kubu Raya selalu optimistis. Dirinya menegaskan pemerintah daerah komit menjangkau daerah-daerah terjauh. Ia menegaskan pihaknya tidak ingin ada daerah yang tertinggal dan tidak terlayani.

“Dari segi pelayanan-pelayanan dasar semuanya bisa lebih adil ke depan,” tegasnya.

Kegiatan buka puasa bersama anak yatim dirangkaikan dengan penyerahan bonus kepada kafilah STQ Kabupaten Kubu Raya yang pada pergelaran STQ Provinsi Kalimantan Barat beberapa waktu lalu meraih peringkat ketiga setelah Kota Pontianak dan Kabupaten Mempawah. turut dierahkan juga bingkisan berupa Alquran dan sarung kepada para anak yatim.

Penulis: rio/humas

Editor: Admin Suara Kalbar

Komentar
Bagikan:

Iklan