|

Dispora Ketapang ajak pemuda tumbuhkan semangat gotong royong

Suasana gotong royong
Ketapang (Suara Kalbar) - Semangat gotong royong pemuda dan masyarakat adalah bagian dari kekuatan dalam memupuk tali silaturahmi antar warga masyarakat.

Hal ini sebagaimana dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang pada Minggu (05/05/2019) pagi di Surau Al-Jihad Pematang Kandangan Jalan Banu Kasi Kelurahan Mulia Kerta Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang.

Seperti rilis yang diterima Suarakalbar.co.id, Senin (6/5), kegiatan yang mengangkat tema tentang "Fasilitasi Aksi Bhakti Sosial Kepemudaan" ini dihadiri oleh beberapa tokoh pemerintah, masyarakat, pemuda dan agama. Seperti, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Ketapang Hary Subagiono, Kepala Seksi Kepemudaan Saparudin, beserta seluruh jajaran, Ketua Yayasan Islamiyah Al-Jihad Ketapang H. Satuki, Ketua RW 03 Kelurahan Mulia Kerta H. Munizar, Dewan Pembina Yayasan Islamiyah Al-Jihad Ketapang H. Misnawar, dan warga masyarakat Kelurahan Mulia Kerta dan Desa Mekar Sari.

Agenda Gotong Royong ini dilaksanakan di 2 titik yaitu Kelurahan Mulia Kerta yang bertempat di Surau Al-Jihad Ketapang dan Tempat Pemakaman Muslim Desa Mekar Sari Kecamatan Benua Kayong. Gotong royong ini dilaksanakan dalam bentuk pengecatan sarana tempat ibadah dan pemakaman muslim.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Ketapang Hary Subagiono mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah melalui dispora ketapang dalam rangka melakukan pembinaan terhadap pemuda di pedesaan dan sekitarnya serta menjadikan agenda sebagai bentuk silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga masyarakat.

"Agenda ini dilakukan dalam rangka untuk menghidupkan kembali budaya semangat gotong royong masyarakat khususnya pemuda-pemuda yang katanya sebagai agent of change "agen perubahan", maka dari itu dari kegiatan ini nantinya kami berharap agar terbentuknya sikap kerjasama dan gotong royong serta kepedulian pemuda terhadap lingkungannya" harapnya.

Disamping itu, sosok humanis dan ramah itu berharap agar pemuda tak hanya sekedar menjadi tumpuan harapan bangsa dan masyarakat tanpa berbuat apa-apa.

"Namun pemuda itu mesti harus mempunyai kompetensi dan soft skill yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar masyarakat, seperti contoh pemuda harus punya jiwa kewirausahaan yang nantinya diharapkan mendatangkan income untuk dirinya dan keluarganya agar menjadi pemuda yang lebih produktif dan mampu memaksimalkan segala pleuang yang ada,"ungkapnya.

Ketua Yayasan Islamiyah Al-Jihad Ketapang H. Satuki mengatakan bahwa kami sebagai masyarakat sekaligus pengurus yayasan sangat mengapresiasi atas inisiasi terlaksananya kegiatan ini.

"Sebab kegiatan ini perlu kita budayakan terus menerus dan wajib untuk terus dilestarikan,"ujarnya.

Karena, budaya gotong royong ini mulai luntur dan terkikis oleh perubahan dan seiringnya perkembangan zaman. Untuk itu,  agar hidupkan kembali budaya gotong royong yang dulu menjadi momentum untuk mengeratkan tali silaturahmi antar warga masyarakat dengan penuh semangat.

"Kita tidak ingin hal yang sudah membudaya dilingkungan masyarakat ini (semangat gotong royong) terkikis hanya gara-gara perubahan zaman. Untuk itu, kita sebagai warga masyarakat yang cerdas dan peduli terhadap lingkungan, mari kita jaga dan lestarikan kembali budaya gotong royong ini agar dapat dilanjutkan kembali oleh generasi-generasi kita nantinya," tutupnya.

Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis berupa bantuan alat perlengkapan Cat dari Kepala Bidang Kepemudaan kepada Pembina Yayasan Islamiyah Al-Jihad Ketapang H. Misnawar dan pengurus tempat pemakaman muslim Desa Mekar Sari.

Penulis: Rilis
Editor: Dina Wardoyo
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini