|

ASI Eksklusif Mencegah Stunting

Arita Apolina ketika berikan sambutan
Sanggau (Suara Kalbar) -Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau Arita Apolina membuka Pertemuan Advokasi Pemberian ASI Eksklusif yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan peningkatan pencapaian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sanggau dan sekaligus memberikan arahan tentang program PKK di Aula Puskesmas Sanggau, Kelurahan Beringin Kecamatan Kapua, Kabupaten Sanggau, jumat (10/5). Yang salah satunya adalah Stunting.

Arita Apolina mengatakan bahwa Stunting ini diakibatkan oleh kekurangan asupan gizi, salah satu penyebab kekurangan gizi adalah tidak diberikannya ASI Eksklusif.

“Diharapkan setelah diadakan kegiatan ini didapatkan dukungan dari semua pihak terutama pengambil keputusan / penentu kebijakan, termasuk TP PKK Kecamatan dan Desa di wilayah kerja Puskesmas Sanggau,”ujar Arita.

Kepala Puskesmas Sanggau, Albert D Sihotang, menyampaikan maksud diadakan acara tersebut adalah diperolehnya komitmen dan dukungan dalam upaya kesehatan, baik berupa kebijakan, tenaga, dana, sarana, kemudahan, keikutsertaan dalam kegiatan, maupun berbagai bentuk lainnya sesuai keadaan.

Dalam pemaparan Kepala Puskesmas di sebutkan antara lain tentang ASI Eksklusif mencegah stunting, Perbandingan ASI dan susu Formula, Pencapaian ASI Eksklusif Tahun 2019 di wilayah kerja Puskesmas Sanggau, Hambatan dan Strategi Peningkatan Pencapaian ASI Eksklusif.
Hasil dari kegiatan ini dibuat kesepakatan yaitu :
1. Membuat Kebijakan tertulis tentang menyusui dan dikomunikasikan pada semua staf pelayanan kesehatan
2. Melatih semua staf pelayanan dalam ketrampilan menerapkan kebijakan tersebut
3. Menginformasikan pada semua ibu hamil tentang manfaat dan manjemen menyusui
4. Membantu ibu menyusui dini dalam waktu 60 menit pertama persalinan
5. Membantu ibu cara menyusui dan mempertahankan menyusui meskipun ibu terpisah dari bayinya
6. Memberikan ASI saja pada bayi baru lahir kecuali atas indikasi medis
7. Menerapkan rawat gabung ibu dan bayinya sepanjang waktu 24 jam
8. Menganjurkan menyusui sesuai permintaan bayi
9. Tidak memberikan dot pada bayi
10. Mendorong pembentukan Pendamping Pemberi ASI Eksklusif

Acara ini dihadiri oleh Lintas Sektor yang terdiri dari Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Kecamatan Kapuas dan Desa/Kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Sanggau. Disamping itu juga dihadiri oleh para pendamping Desa dan Kepala Desa/Lurah.(DD)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini