|

Input titik koordinat TPS di PPK dan PPS tak lancar

Mencari titik koordinat
Ketapang (Suara Kalbar) - Salah satu tahapan Pemilu tahun 2019 dengan  melakukan  pemetaan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) sekaligus menentukan titik koordinat tiap TPS tidak dapat berjalan lancar.

Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang  tersebar di 20 Kecamatan bersama PPS dari 253 desa dan 9 kelurahan  lakukan input titik koordinat dari 1565 TPS di Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap dua (DPTHP 2) serta 9 TPS berbasis Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Menurut Kepala Sub Bagian Program dan Data KPU Kabupaten Ketapang, Endo wahyudi bahwa input titik koordinat ini adalah sebagai upaya mempermudah pencarian lokasi TPS
yang tersebar di 1574 titik yang ada di Kabupaten Ketapang.

"Input titik koordinat tiap TPS ini merujuk kepada Surat Dinas KPU RI Nomor: 406/TIK.03-SD/01/KPU/III/2019 tanggal 13 Maret 2019 perihal Penginputan Data TPS bertujuan mempermudah pencarian lokasi TPS.
KPU telah membuat alat bantu untuk mencatat lokasi TPS tersebut dengan menginput kedalam Aplikasi yang disebut Aplikasi Alokasi TPS, proses penginputan data TPS paling lama tanggal 31 Maret 2019,"paparnya Minggu (31/3/2019)

Endo Wahyudi menjelaskan  pula bahwa proses input belum semua dapat terlaksana karna ada beberapa kecamatan yang masih mengalami kendala.

"Sampai hari ini masih tinggal beberapa data yg belum terinput karena masih menunggu setoran data hasil traking titik kordinat oleh PPS dan PPK dilokasi setiap TPS.
Sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut tentang hasil penginputan ini.
Moga nantinya akan dipublis oleh KPU RI,"jelasnya.

Pantauan SuaraKalbar.co.id pengambilan titik koordinat di beberapa TPS  Kecamatan Air Upas
berlansung lancar.

Anggota PPK Air Upas, Iwan Efendi ketika diminta tanggapannya saat mencari titik koordinat di Kebanteng Estate Dusun Petuakan mengatakan bahwa tahapan ini dapat dikategorikan tidak mudah bagi beberapa PPK dan PPS.
Hal ini disebabkan minimnya sarana dan tidak adanya bimbingan khusus untuk menetukan titik koordinat.

"Penentuan titik koordinat sedikit terkendala ditingkat PPS karena tidak tersedianya sarana seperti GPS, begitu juga bimbingan khusus untuk melaksanakannya di lapangan tidak ada. Memang ada beberapa jenis Handphone yang dilengkapi fitur pendukung yang bisa akses internet lansung  ke satelit, tapikan tidak semua punya,"urainya.

Iwan efendi juga menyampaikan bahwa kendala PPS dilapangan harus segera ditindak lanjut dan dibantu oleh PPK  agar semua proses tahapan dapat berjalan lancar.

Ia berharap agar beberapa tahapan yang berpotensi terkendala,  KPU dapat memberi  bimbingan khusus tentang hal terkait sejak dini sehingga PPK dan PPS tidak kelabakan dengan hal yang baru apa lagi rentang waktunya juga relatif singkat.

"Dengan kemampuan yang berfariasi di tingkat PPK dan PPS juga sarana serta bimbingan yang minim akan menyulitkan di tahapan ini, beberapa PPS harus menyewa alat dengan operatornya dalam pengambilan titik, tentunya ini sudah diluar konteks dan pembiayaan pada tahapan yang kita jalani. Mudah - mudahan kedepan beberapa hal pendukung kelancaran sudah disiapkan sejak dini,"pungkasnya.

Penulis: Jansen
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini