|

Ini nama tiga terbaik Sekda Definitif Kalbar

Pontianak (Suara Kalbar) - Tiga nama calon Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Definitif telah ditetapkan oleh Tim panitia seleksi Sekda Kalbar.
Ketiga nama itu hari ini usai diumumkan oleh Pansel Sekda Kalbar ke media massa, langsung diserahkan kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji.
"Hari ini proses penyerahan ketiga nama ke Kemendagri dengan komitmen awal dengan nilai tertinggi kita serahkan untuk ditetapkan dan langsung dilantik sebagai Sekda Definitif," ungkap Sutarmidji kepada suarakalbar.co.id, diruang kerjanya, Senin (25/3/2019).

Iapun menegaskan semua proses sudah diserahkan ke pansel.
"Apa yang dibuat pansel ya itu, kita akan menyampaikan ke Presiden melalui Kemendagri hari ini. Nah terserah mau diputuskan yang mana, tapi harus dengan alasan yang rasional. Kalau saya siapapun bisa, tapi ya sebagaimana yang biasa saya sampaikan nilai sudah kita sampaikan secara transparan, dan nilainya bedanya tipis-tipis amat tidak ada yang mencolok," urainya.

Sesuai pengumuman dengan nilai tertinggi diraih Leysandri yang saat ini menjabat sebagai Sekda Sanggau mencapai 78,11 poin.
Nilai kedua tertinggi, poin 77,67 diraih Ignatius Ik, Kadis  Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar dan nilai tertinggi ketiga oleh Alexander Rambunang yang saat ini menjabat sebagai Assistant Pemerintahan Dan Kesejahteraan rakyat Pemprov Kalbar mencapai 77,14 poin.

"Mudah-mudahan saja sesuai dengan pansel, jadi jangan ada yang mau coba melobi, mentang keputusannya di Kemendagri dan yang mengambil pertimbangan Pesiden. Nanti jadi daerah lain seperti Kaltim sampai sekarang tidak dilantik karena Gubernur terpilihnya sebelum disampaikan tiga nama sudah diminta rekomendasinya siapa, rekomendasinya yang tertinggi nilainya ada surat pernyataannya, tau-tau yang jadi bukan yang tertinggi nah sampai sekarang ribut. Sama juga yang di Bandung, Sekda Bandung juga polemik, saya tidak mau ada polemik dalam penentuan Sekda. Semua sudah lulus tes, hormati, tidak untuk mendahului tapi sebaiknya yang nilai tertinggi," tegasnya.

Midji menegaskan dipastikan yang memiliki nilai tertinggi adalah ia yang akan terpilih sebagai Sekda Kalbar. 
"Namun yang jelas sebelum ada SK tidak boleh dikatakan pasti. Tapi kalau dia saya anggap menyimpang dari pakemnya, ya tidak bisa artinya segalanya sesuai aturan, segala etika moral yang ada di situ," tuturnya.

Terkait dengan hasil dari Pansel sendiri, Walikota Pontianak dua periode itu tidak mau lagi menilai karena sepenuhnya telah diserahkan ke Pansel.
"Saya tidak mau nilai lagi, pokoknya hasil dari nilai pansel ya sudah. Pansel itu orang dalam hanya satu saja itu pun dari Bandiklat. Integritasnya tak perlu diragukan lagi.

Ketika dikonfirmasi kapan pelantikan akan dilaksanakan orang nomor satu di Kalbar itu memastikan menunggu surat keputusan yang dikeluarkan oleh Kemendagri.
"Menunggu porses,  sampai ada SK Presiden, saya rasa harus cepat, satu bulan paling lama. Saya kalau besok keluar SK nya, besok saya lantik," pungkasnya.

Penulis  : Dina Wardoyo
Editor    : Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini