|

Hitung Kursi Caleg Pemilu 2019

Oleh: L. Lifkoi Vantar, SH.MHum 
(Advokat/ Pengacara )

Rekan- rekan Caleg
sebaiknya anda tahu bagaimana menghitung
perolehan kursi Pemilu 2019.

Pemilu tahun 2019 ini BERBEDA metode perhitungan perolehan kursi  dengan Pemilu sebelumnya tahun 2014.

Kalau Pemilu tahun 2014 penghitungannya memakai metode Bilangan Pembagi Pemilih (BPP), sedangkan  tahun 2019 ini memakai metode apa yang disebut “ Sainte Lague “ , ini di gagas tahun 1910  oleh seorang ahli Matematika dari Perancis bernama Andrew Sainte Lague , maka cara Pemilu 2019 ini di terapkan di Indonesia yang Regulasinya telah di sahkan oleh DPR – RI.

Dalam pelaksanaanya  Pemilu 2019 ini mengacu kepada :
UU no. 8 / 2012 Tentang Pemilu Legislatif.
UU no. 15 / 2011 Tentang Penyelenggara Pemilu  dan.
UU no. 42 / 2008 Tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
Lantas bagaimana cara menghitung  jumlah peroleh kursi dengan metode ini, Dasar hukumnya mengacu kepada UU no. 7 / 2017 Tentang Pemilu,  “ menyebutkan bahwa Partai Politik harus memenuhi ambang batas  Parlemen (  Parliamentery Threshold ) sebanyak 4 Persen dari jumlah suara.
Dan pasal 414 ayat ( 1 ) dai UU tsb, menyebutkan “ sesudah Partai Politik memenuhi Parliamentery Threshold langkah selanjutnya adalah menggunakan “ Metode Sainte Lague “  guna mengkonversi suara menjadi kursi di DPR. Menurut pasal 414 ayat (2 ) setiap Partai Politik yang memenuhi ambang batas ( Parliamentery Threshold )  akan di bagi dengan bilangan  1 ( satu ) yang di ikuti secara berurutan dengan bilangan ganjil 3, 5, 7 dst.
Contoh :  Menghitung  perolehan kursi apabila dalam satu Daerah Pemilihan ( Dapil ) tersedia 6  ( enam ) kursi.
Yakni :
Partai  A  mendapat totaal suara  = 30.000.
Partai  B  mendapat total   suara  = 15.150.
Partai  C  mendapat  total  suara  =    9.000.
Partai  D  mendapat  total  suara  =    5.000.

CARA HITUNG / TENTUKAN PEROLEHAN KURSI SBB :

Tentukan Kursi Pertama masing- masing Partai  Politik akan di bagi anga  1 ( satu ).
Partai  A  = 30.000 / 1  =  30.000.
Partai  B  =  15.150/ 1  =  15.150.
Partai  C  =    9.000/ 1  =    9.000.
Partai  D  =    5.000/ 1  =    5.000.
Jadi yang dapat  Kursi Pertama  di partai tersebut adalah Partai A yakni 1 ( satu ) Kursi dengan jumlah  perolehan suara 30.000.

Tentukan Kursi Kedua , Partai A telah dapat 1 ( satu ) Kursi dan selanjutnya Partai A akan di hitung dengan pembagian angka 3.  Sementara Partai B, C,  dan D tetap di bagi angka 1 ( satu ).
Yakni :
Partai  A  = 30.000 / 3  =  10.000.
Partai  B  =  15.150/ 1  =  15.150.
Partai  C  =    9.000/ 1  =    9.000.
Partai  D  =    5.000/ 1  =    5.000.
Jadi yang dapat Kursi Kedua di partai tersebut adalah Partai  B yakni 1 ( satu ) Kursi dengan jumlah perolehan suara 15.150.

Tentukan Kursi Ketiga , maka Partai A dan B  yg telah dapat kursi akan di bagi 3, sementera Partai C dan D tetap akan di bagi dengan angka 1 ( satu ).
Yakni :
Partai  A  = 30.000 / 3  = 10.000.
Partai  B  =  15.150/ 3  =   5.150.
Partai  C  =    9.000/ 1  =   9.000.
Partai  D  =    5.000/ 1  =   5.000.
Jadi yang dapat Kursi Ketiga , adalah Partai A dengan perolehan suara 10.000.

Tentukan Kursi Ke-Empat,  Partai  A telah dapat 2 ( dua ) Kursi yakni Kursi Pertama dan Kursi Ketiga, maka Partai A akan dibagi dengan angka 5 sementara Partai B tetap di bagi angka 3, Partai C dan D masih tetap di bagi dengan angka 1.
Yakni :
Partai  A  = 30.000  / 5  =  6.000.
Partai  B  =  15.150 / 3  =  5.150.
Partai  C  =    9.000 / 1  =  9.000.
Partai  D  =    5.000 / 1  =  5.000.
Jadi yang dapat Kursi Ke- Empat adalah Partai  C dengan perolehan suara 9.000, dapat 1 ( satu ) kursi.

Tentukan Kursi ke- Lima , Partai A tetap di bagi dengan angka 5, sementara Partai B dan C di bagi dengan angka 3, dan Partai D tetap akan di bagi dengan angka 1.
Yakni :
Partai  A  = 30.000 / 5  =   6.000.
Partai  B  =  15.150/ 3  =   5.150.
Partai  C  =    9.000/ 3  =   3.000.
Partai  D  =    5.000/ 1  =   5.000.

Maka yang dapat Kursi ke- Lima adalah Partai A dengan perolehan suara 6.000.

Tentukan Kursi ke- Enam,  Berhubung Partai A sudah dapat 2 Kursi ( Kursi Pertama dan Ketiga  dan ke- Lima ), selanjutnya Partai A akan di bagi 7 dan Partai B dan Partai C masing- masing di bagi 3 dan Partai D masih tetap di bagi angka 1.

Yakni :
Partai  A  =  30.000 / 7  =    4.285.
Partai  B  =  15.150 / 3  =     5.150.
Partai  C  =    9.000 / 3  =     3.000.
Partai  D  =    5.000 / 1  =     5.000.

Maka yang mendapat kursi ke- enam adalah partai B dengan perolehan suara 5.150., sedangkan Partai D tidak dapat Kursi.

Jadi perolehan Kursi  pada Daerah Pemilihan yang berjumlah 6 ( enam ) Kursi  tsb, maka dapat di jumlahkan sbb :
Partai  A  mendapat    =  3 Kursi.
Partai  B  mendapat    =  2 Kursi.
Partai  C  mendapat    =  1 Kursi.
Partai  D  mendapat    =  0 Kursi
Jumlah  =  6 Kursi ( Dalam Dapil )

Demikian hitungan dengan metode “ Sainte Lague “  untuk Pemilu 2019  semoga bermanfaat. (*)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini