|

Diduga depresi, warga Desa Pahokng gantung diri

Korban gantung diri saat di periksa tim medis
Landak (Suara Kalbar) - Kepala Desa Pahokng Selvianus melaporkan kejadiaan yang diduga bunuh diri seorang warganya di Dusun Nangka desa Pahokng atas nama Helmi (17) pada Sabtu (30/3) pukul 10.00 Wib di Polsek Mempawah Hulu.

Mendapat informasi tersebut Kapolsek beserta anggota menghubungi Dokter puskesmas karangan dan bersama sama menuju TKP dengan didampingi Kades Pahokng Selvianus. SH, Setelah sampai di TKP anggota segera mengecek keberadaan mayat dimana mayat masih bergantung dengan seutas tali plastik berwarna putih didalam kamarnya.

Setelah mengolah TKP anggota Polsek dibantu warga sekitar menurunkan mayat tersebut Adapun identitas mayat tersebut Helmi (17) warga Dusun Nangka Desa Pahokng.

Setelah mayat diturunkan kemudian dokter Felly melakukan pemeriksaan dan dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban, dan dokter Felly menyatakan murni bunuh diri.

Saksi pertama yang mengetahui kejadian tersebut Tria Klara (9) warga nangka Desa Pahokng yang berstatus adik kandung korban.

Dari keterangan yang diperoleh dari Saksi menerangkan pada pukul 09.00 wib saksi mencoba membangunkan abangnya untuk bekerja, tetapi tidak ada tanggapan, dikarenakan tidak ada tanggapan sang adik mengintip dari kamar atas rumah untuk melihat abangnya,melihat abang sudah menggantung dengan seutas tali bekas ayunan bayi yang sudah lama memang ada di kamar abangnya.

Saksi membuka kamar abang yang terkunci dengan memanjat pintu kamar yang dikunci dengan slot kayu dan melihat abangnya sudah membujur kaku bergantung dengan seutas tali. Saksi segera memberitahukan prihal tersebut kepada tetangga sekitar rumah. Adapun saksi tersebut adalah adik kandung korban dengan Nama Tria Klara (9).

Dari keterangan  warga sekitar bahwa sdr.helmi dikenal orang yang ramah,sopan kepada siapa saja, tidak ada hal- hal yang bersifat negatif pada dirinya,tidak punya masalah dikeluarga maun tetanggga sekitar.

Selama ini Helmi bekerja di malaysia selama 2 tahun dan baru pulang kekampungnya selama kurang lebih sebulan ini, dia sekarang bekerja borongan proyek PT.Hilton di kampung. Alasan pulang dari malaysia dikarenakan sakit sampai muntah darah.

Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Zulianto saat dihubungi membenarkan perihal kejadian tersebut dan sudah dilakukan langkah langkah penanganan di TKP serta pihak keluarga korban menolak diadakan otopsi terhadap sdr.helmi dengan membuat BAP penolakan otopsi.

"Benar telah terjadi Kasus bunuh diri yang dialami warga Dusun Nangka Desa Pahokng,  bunuh diri dilakukan karena korban diduga defresi semenjak pulang dari Malaysia, kemudian keluarga korban juga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap Korban," terang Kapolsek

Penulis : Bams/Polsek
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini