|

Jelang Pemilu, Polsek Anjongan ungkap percetakan uang palsu dan pelaku ditangkap

Pelaku dan barang bukti uang palsu
Mempawah (Suara Kalbar) - Menjelang Pemilu 2019. Kepolisian Sektor Anjongan berhasil mengungkap peredaran uang palsu dan penangkap pelaku bersama barang bukti alat pencetak uang palsu tersebut.

Dari hasil pengembangan tertangkapnya seorang ibu rumah tangga sebagai pengedar uang palsu di pasar Anjongan, Jum'at (8/2/2019) berbuah manis.

Tak tanggung tanggung kinerja pihak kepolisian Polsek anjungan, yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Anjungan Iptu Ambril berhasil membekuk tiga pelaku utama dan satu orang saksi yang juga turut diamankan dipolsek anjungan,hanya dalam kurun waktu hitungan jam.

Kepada awak media Iptu Ambril mengungkapkan Berawal dari tertangkapnya ST seorang ibu rumah tangga yang beralamatkan di dusun Utara Gg Suka Damai Rt 03/01Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah,pihak nya melakukan langkah cepat hasil dari pengembangan kasus peredaran uang palsu diwilayah hukumnya.

Dari hasil introgasi terhadap ST, diketahui uang yang diedarkan didapat dari SR yang merupakan Abang ipar dari ST, Kemudian ST menceritakan kepada pihak kepolisian bahwa SR berada dirumah kediamanya di Desa Galang Bersama tiga orang rekanya, yang merupakan Otak dari pembuatan Uang Palsu, yaitu SM dan SH sementara AH merupakan tetangga pelaku utama yang diminta untuk menjadi supir saat pergi ke Desa Galang.

Mengetahui keberadaan para sindikat uang palsu berada dirumah kediaman ST Kapolsek Anjungan Bersama Anggota lainya langsung melakukan pengejaran dan pada saat penangkapan didapati tiga pelaku utama dan satu orang yang dijadikan saksi masih dalam keadaan tertidur.

Keempat orang tersebut langsung digelandang ke Polsek Anjungan untuk diintrogasi dan diminta menceritakan dari mana sumber uang didapat dan sudah berapa lama uang diedarkan.

Dihadapan pihak kepolisian Pelaku mengaku uang tersebut dicetak oleh SM dan SH dirumah kediamannya dipontianak utara di jalan 28 Oktober Gg Flexy,dari pengakuan tersangka bahwa kegiatan pembuatan uang palsu sudah dilakukanya selama 1 bulan terakhir dan berhasil mencetak Uang Palsu (Upal) sebanyak Rp 200.000.000

Kemudian pihak kepolisian Polsek Anjungan membawa kedua otak pelaku dan dibantu oleh tim Jatanras Polres Mempawah ke alamat yang disebutkan yaitu di pontianak utara,  dirumah kediamanya di Jalan 28 oktober Gg Flexy, untuk melakukan pengumpulan barang bukti.

Kepergian pihak kepolisian ke rumah tersangka diduga sudah diketahui oleh istri pelaku dan sudah adanya kebocoran informasi sebab di rumah tersangka tak ditemukan satupun alat bukti,namun sekali lagi kinerja pihak kepolisian patut diacungkan jempol,bak pepatah sepandai pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga, begitulah filsafah yang tepat.

Upaya menghilangkan barang bukti terungkap, polisi berhasil menemukan 1 buah printer ber merk EPSON Dan Hasil photo scand pengikat uang dari Bank Mandiri dan alat alat pendukung pembuat uang palsu, serta ditemukanya bekas kertas uang palsu yang telah dibakar dalam jumlah yang banyak dirumah kediaman Kerabat Pelaku yang juga terletak di Pontianak.

Hasil dari pengembangan kasus tersebut akhirnya pihak kepolisian pun juga membawa istri SM pelaku utama untuk dimintai keterangan karena telah dengan sengaja mencoba menghilangkan alat bukti.

Dari hasil kejahatanya pelaku mengaku telah mengedarkan uang palsu didaerah Pontianak dan Kabupaten Mempawah

Dari ke empat tangan tersangka polisi hanya mendapatkan uang palsu yang tersisa belum beredar sebesar Rp. 21,400.000 dari total jumlah yang dicetak sebanyak Rp. 200.000.000

Lebih jauh Iptu Ambril menghimbau agar masyarakat lebih pro aktif dan waspada terhadap peredaran uang palsu kepada pedagang pedagan kecil agar lebih berhati hati karena lebih rentan menjadi korban.

"Sebaik nya bila menerima uang terlebih dahulu harus dilakukan langkah 3 D yaitu dibaca diraba dan diterawang, apa bila menemukan kejanggalan dan mengetahui adanya gerak gerik pelaku yang mencurigakan segerahlah melaporkan kepihak kepolisian terdekat,"tegasnya.

Penulis : Hamzah/Suara Mempawah
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini