Pencegahan kampanye di tempat ibadah, Bawaslu Kota Pontianak kunjungi Kemenag
![]() |
| Bawaslu Kota Pontianak saat kungjungan di Kemenag |
Pontianak (Suara Kalbar) – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pontianak mengunjungi kantor Kementerian Agama Kota Pontianak (7/1/2019) pagi.
Selain sebagai ajang silaturahmi dan koordinasi antar lembaga, kegiatan ini juga merupakan upaya dari Bawaslu Kota Pontianak dalam melakukan pencegahan terjadinya pelanggaran pada proses pemilu tahun 2019.
“Kami berharap terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Bawaslu kota Pontianak dan Kemenag Kota Pontianak dalam melakukan pengawasan pada pemilu 2019,”papar Ketua Bawaslu Kota Pontianak Budahri.
Sebelumnya pada momen natal bawslu kota Pontianak telah melakukan kunjungan ke gereja-gereja se kota Pontianak berkoordinasi dalam rangka melakukan pencegahan terjadinya kampanye politik di tempat ibadah yang tegas dilarang di dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 280.
“Kunjungan ke kemenag ini harapannya agar tindakan pencegahan juga dapat dilakukan pada tempat ibadah agama lainnya”, jelas Budahri.
Kedatangan bawaslu kota Pontianak di sambut langsung oleh kepala kemenag kota Pontianak, kepala bagian Bimas Islam, dan beberapa coordinator penyuluh agama di lingkup kota Pontianak.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, H. Ekhsan menyambut baik kunjungan dari bawaslu kota Pontianak. Ia juga berharap agar koordinasi antar lembaga in bisa terjalin dengan baik dalam mewujudkan pemilu yang damai di kota Pontianak.
“Terdapat 10 orang penyuluh agama fungsional yang membawahi 78 orang penyuluh agama di tingkat kelurahan sekota pontianak. Kami berharap agar kedepan bawaslu juga dapat melakukan sosialisasi langsung pada komunitas-komunitas agama di bawah binaan penyuluh agama kemenag kota Pontianak,” papar H.Ekhsan.
Sebelum pertemuan di akhiri, dari bawaslu kota Pontianak juga menyampaikan harapan agar baik bawaslu maupun kemenag berikut jajaran dapat terus menghimbau kepada masyarakat untuk dapat memberikan hak pilih pada 17 april mendatang, agar partisipasi pemilih di lingkup kota Pontianak dapat terus ditingkatkan. Karena pemilih berdaulat, negara kuat.
Penulis: Rilis
Editor: Kundori






