Bupati dan Ketua DPRD Landak serahkan bibit durian montong untuk masyarakat
![]() |
| Bupati Landak Karolin dan Ketua DPRD Heri Saman saat menyerahkan bibit durian kepada masyarakat |
Landak (Suara Kalbar)- Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama ketua DPRD Landak Heri Saman serahkan bibit durian montong kepada warga desa Sabaka dan desa Tunang, Sabtu (13/). Secara simbolis bibit durian diterima oleh kepala desa Sabaka dan seterusnya akan dibagikan kepada warganya.
Semakin hari pohon durian hampir tidak terlihat di jalan simpang Kalumpe menuju ke desa Sabaka sampai ke desa Ansolok, begitu juga di jalan raya Tunang menuju Karangan.
Kelangkaan pohon durian disebabkan karena berbagai faktor, salah satu dengan masuknya lahan perkebunan Sawit dan juga ada masyarakat dengan sengaja menebang untuk dijual.
Melihat kelangkaan pohon durian tersebut, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa bersama ketua DPRD Landak Heri Saman menyerahkan bibit Durian Montong kepada warga desa Tunang, Sabaka dan Ansolok.
Bupati kabupaten Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa pembagian bibit Durian Montong kepada warga di tiga desa supaya tidak mengalami kelangkaan buah Durian dimasa yang akan datang.
“Harusnya dari kampung suplai durian ke pasar. Jangan sampai warga di desa yang punya lahan luas dan hutan alami mengalami kelangkaan buah Durian dimasa yang akan datang,” ujar Karolin
Ketua DPRD kabupaten Landak, Heri Saman berharap warga serius binit Durian supaya sehat dan menghasilkan buat lima tahun ke depan.
“Saya menghimbau masyarakat untuk tidak mudah menebang pohon durian lokal. Dengan adanya bibit durian Montong ini saya harap masyarakat bisa bertani modern sehingga durian yang ditanam menghasilkan buah,” ujar Heri Saman.
Kepala Desa Sabaka, Ajun mewakili masyarakat di tiga desa yang menerima bibit Durian Montong berterimakasih atas perhatian pemerintah pada tanaman buah yang semakin langka.
“Mewakili warga, saya berterimakasih atas bibit yang diberikan kepada kami. Dengan adanya bibit ini juga saya berharap berdampak pada kebersihan lingkungan supaya warga mengadakan penertiban atau pengandangan hewan ternak supya tidak merusak binit Durian mo tong yang ditanam,” ucap Ajun.
Penulis: Iman
Editor: Kundori






