Parkir liar di area pasar pagi jalan Dr. Wahidin dikeluhkan warga
![]() |
| Suasana parkir di pasar pagi jalan dr Wahidin Pontianak |
Pontianak (Suara Kalbar) – Kurangnya lahan parkir di pasar pagi Jl. Dr. Wahidin Pontianak menyebabkan pengendara harus mengambil lahan kosong milik Dinas Kehutanan dan terpaksa pengunjung pasar harus memarkirkan motor secara liar, seperti tukang parkir yang harus memarkirkan di area bahu jalan dan mengambil sebagian jalan.
Seperti yang dialami oleh Indah salah satu pengunjung pasar pagi. “Kadang saya kesel kalau lagi buru-buru, belum lagi kalau anak-anak sekolah pasti lewat sini, jadi ya macet gitu,” ujarnya Jumat (28/9).
lSelain digunakan sebagai tempat parkir, sebagian pedagang juga berjualan di badan jalan. Hal ini menyebabkan jalan yang dapat dilalui kendaraan semakin sempit.
Menurut juru parkir Topik, kemacetan akan terjadi pukul 06.30 pagi. “Karena lahan yang sempit mengharuskan sebagian jalan menjadi lahan parkir,”ungkapnya.
Terkadang di jam tertentu dari pihak LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan). Mereka membantu dari jam 06.30 hingga 07.30. Ketika orang LLAJ bertugas para pedagang yang berjualan di bahu jalan akan ditertibkan, seperti ditegur agar tidak berjualan disana. Tetapi jika LLAJ sudah tidak ada maka mereka akan kembali berjualan disana.
Dea salah satu warga juga protes, parkiran tidak teratur, seharusnya disediakan lahan parkir bagi pengunjung pasar. “Agar tidak menghambat perjalanan pengendara yang lain,” protes Dea.
Dea juga menambahkan agar pengolahan parkiran yang lebih efisien, dengan tujuan menghindari kemacetan maupun Kadishub dan Kepolisian menata dan merapikan parkir-parkir yang berjejer di bahu jalan , dan kalau bisa sediakan lahan parkir bagi mereka.
Penulis: Legyana Ramadhani
Editor: Kundori






