HUT TNI ke 73 gelar seminar penanggulangan Karhutla di Kalbar
![]() |
| Suasana sosialisasi Karhutla di Kalbar |
Pontinanak (Suara Kalbar) – HUT ke-73 Tentara Nasional Indonesia menggelar seminar penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di gedung aula Komando Daerah Militer (Kodam) Tanjungpura, Kamis 27/09/2018 pagi.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan di Kalimantan Barat. Hadir sebagai pembicara Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan.
Muhammad Al Iqbal selaku Presiden Mahasiswa Untan Pontianak, memaparkan pendapatnya mengenai kebakaran hutan di Kalimantan.
“Negara kita adalah negara pemilik hutan tropika terbesar di dunia setelah negara Brazil dan Zaire. Kita sebagai agen of change dalam hal ini memiliki tuntutan besar untuk menjadi bagian masyarakat yang mencegah kahutla di Kalimantan Barat”, tuturnya
Sebagaimana yang dituturkan oleh Iqbal, mahasiswa juga berperan penting dalam hal ini, beberapa cara dapat di lakukan sebagai bentuk pencegahan kahutla. Seperti membentuk komunitas atau organisasi pecinta hutan, atau bisa pula dengan adanya program kegiatan kerja lapangan (KKL).
Bambang Ismawan, anrigjen TNI mengatakan bahwa UUD tentang kehutanan sudah ada, seperti UUD No. 41/1999 pasal 78 ayat 4, yang didalamnya membahas sanksi setiap oknum yg melakukan pembakaran hutan liar. “Namun hanya saja peraturan ini masih di anggap sepele oleh masyarakat yang kurang edukasi”, ungkapnya.
Ia menegaskan, dengan diadakannya seminar ini, diharapakan pasukan TNI dapat lebih siap dalam pengendalian karhutla mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana.
“Peran TNI dalam pencegahan karhutla dilaksanakan pada kegiatan patroli terpadu serta penanganan bencana akibat karhutla di tingkat provinsi sangat efektif dalam reaksi cepat, kejadian kebakaran dan munculnya hotspot karena rantai komando yang menyebar sampai di tingkat desa,”tutupnya.
Penulis: Ade Siti Fatimah
Editor: Kundori





