Dua Siswa SMAN 1 Ngabang Ikut Konferensi Internasional di Thailand

Landak (Suara Kalbar) – Dua siswa SMAN 1 Ngabang asal Landak mewakili Indonesia di ajang Internasional Model United Nation di Bangkok, Thailand.
Dhimas Farhan Asyrafi siswa (16) kelas X MIPA SMAN 1 Ngabang mengungkapkan rasa baga bisa mewakili Indonesia dan Landak khususnya di ajang tingkat internasional.
“Tentunya saya bangga karena bisa mewakili Indonesia sekolah dan kabupaten Landak khususnya di event internasional selain itu saya juga senang karena tidak semua orang bisa ikut, ” ungkapnya.
Dhima menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan mulai dari tanggal 30 Mei sampai 5 Juni di Bangkok Thailand.
“kegiatanya nanti digelar pada 30 Mei sampai 5 Juni di Bangkok Thailand yang di ikuti kurang lebih 150 Negara yang tergabung di PBB, ” jelasnya.
Dia juga berharap bisa mendapatkan banyak pengalaman selama kegiatan di Thailand nantinya.
“Harapan saya semoga di sana bisa mendapatkan banyak pengalaman dan tentunya bisa digunakan membantu menyelesaikan masalah-masalah di Indonesia, dan semoga nanti tidak hanyak kami yang bisa ikut tetapi juga adik-adik kelas,” ujar Dhimas.
Senada dengan Dhimas, Mualana alfazal Manabung (16) kelas XI MIPA SMAN 1 Ngabang siswa kedua yang juga terpilih mewakili Indonesia di event Internasional mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung.
“Kepada orang tua yang selalu mendukung saya dan juga Pemkab Landak serta instansi yang turut membantu dan mendukung kami dalam event internasional ini, ” ucapnya.
Maulana berharap bisa mendapat pengalaman yang berharga selama kegiatan.
“Harapan saya semoga nanti bisa mendapatakn pengalaman, teman dan siapa tau bisa memenangkan kategori saat dalam konferensi berlangsung, ” ungkapnya.
Kepala SMAN 1 Ngabang Thomas Edison mengungkapkan selamat dan rasa bangga kepada dua siswanya yang berhasil terpilih di event internasional di Bangkok Thailand.
“Saya sebagai kepala sekolah bangga dengan mereka karena berhasil terpilih mengikuti event internasional tersebut, karena mereka berusaha sendiri dengan memanfaatkan internet selajn itu untuk biaya mereka juga melakukan inisiatif sendiri,” ungkapnya.
Thomas Edison berharap mereka bisa mendapat pengalaman berharga serta bisa mensharing pengalaman tersebut dengan teman-temannya.
“Saya berharap nanti mereka bisa mendapat pengalaman berharga semalam di sana, dan siswa lain bisa mengikuti jejak mereka dengan memanfaatkan medsos secara positif dan bermanfaat,” pungkasnya.
Penulis: Rizki
Editor: Kundori




